https://www.ktaperbakin.org/2018/04/prosedur-menjadi-anggota-perbakin-dan.html
Prosedur Menjadi Anggota Perbakin Dan Permohonan Kta Perbakin Nasional

PROSEDUR MENJADI ANGGOTA PERBAKIN / PERMOHONAN KTA PERBAKIN NASIONAL.


Hobi hadir dalam berbagai dan bentuk sesuai dengan pilihan setiap individu, termasuk kegemaran menembak. Hobi ini tergolong cukup unik karena memadukan unsur kesenangan sekaligus kehati-hatian sebab memainkan senjata api bukanlah sesuatu yang sepenuhnya aman. Terlebih, peredaran senjata api bukanlah sesuatu yang bisa didapatkan dengan mudah.

Anda yang merupakan penggemar olahraga menembak di Indonesia sebaiknya bergabung dengan PERBAKIN sebagai dan salah satu organisasi menembak resmi. Dengan bergabung disini, maka Anda tidak hanya bisa menyalurkan hobi namun juga berkesempatan bertemu sesama penggemar olahraga menembak sekaligus mencetak prestasi.

seperti apa gambaran umum organisasi ini dan bagaimana cara daftar anggota PERBAKIN ? Berikut merupakan sekelumit informasi yang dapat Anda jadikan sebagai pedoman:

Rangkuman Sepenggal Kisah PERBAKIN

Olahraga menembak di Indonesia sebenarnya sudah muncul sejak paruh pertama abad ke-20 dengan terbentuknya “NICG” yang merupakan perkumpulan berburu menggunakan senjata api. Pada waktu itu kebanyakan anggotanya adalah orang Eropa yang berada di Indonesia karena Ibu Pertiwi masih dibawah jajahan Belanda.

Hobi menembak baru dijadikan sebagai cabang olahraga setelah pada tahun 1950 Didi Kartasasmita, Oisaid Suryanatanegara, dan beberapa orang lainnya membentuk Perhimpunan Olahraga Perburuan Ondonesia (PORPI) yang kemudian berganti nama menjadi PERBAKIN pada 17 Juli 1960 lalu. Kepanjangan Perbakin sendiri merupakan Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia dengan misi utama mengenalkan cabang menembak pada masyarakat. Setahun sejak berubah nama menjadi PERBAKIN, wadah menembak Indonesia ini akhirnya masuk sebagai anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dengan Mayjen Sungkono sebagai Ketua Umum PB-PERBAKIN pertama dengan didampingi oleh Abubakar Lubis, Soetrisno, Ir. Kunto Adji, Soedirgo, Sujanuji, Purnomo, dan Alibasa Saleh.

PERBAKIN mendapat sambutan cukup meriah dari masyarakat dengan kemudian muncul berbagai cabang, mulai dari PERBAKIN Jakarta, PERBAKIN Bandung, dan lain sebagainya. Pada perkembangannya, klub menembak di Indonesia ini bahkan membentuk sekolah menembak PERBAKIN  yang dimaksudkan untuk melakukan pembinaan sejak dini pada bibit-bibit atlet unggulan. Sekolah yang dibentu ini nantinya di harapakan dapat menghasilkan penembak unggulan yang dapat berkontribusi serta berlaga di ajang menembak nasional maupun internasional untuk mengharumkan nama Indonesia.

Menjadi anggota perbakin memang tidak mudah dan semuanya membutuhkan proses dan persiapan dari segi persyaratan dan prosedur yang berlaku. Banyak sekali diantara penghobi olahraga menembak memiliki keinginan untuk menjadi anggota dan memiliki kartu anggota PERBAKIN dengan berbagai alasan yang berbeda, salahsatunya mendapat pengakuan resmi dari organisasi olahraga tersebut.

Kebanggaan terhadap organisasi cabang olahraga menembak ini dapat dilihat banyaknya aksesories yaitu stiker PERBAKIN, kaos dan topi PERBAKIN, emblem/plat PERBAKIN, yang menempel di kendaraan bermotor meskipun pemilik tersebut belum tentu salah satu anggota PERBAKIN. Kebanggaan tersebut mungkin dikarenakan olahraga menembak adalah olahraga yang menantang, Jantan, tangguh, unik dan bergengsi.

Namun kebanggaan dan kecintaaan terhadap olahraga menembak ini sering kali disalah gunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Sering kita dapati di dunia maya, yang menjual jasa membuat KTA CLUB PERBAKIN dan KTA PERBAKIN.
Berikut ini kami sampaikan penjelasan dari pertanyaan diatas… Persyaratan Dan Prosedur dalam pembuatan Kartu Tanda Anggota ( KTA PERBAKIN ). Perlu Di Ketahui KTA CLUB PERBAKIN dan KTA PERBAKIN itu jelas berbeda dan seperti dibawah ini :

1.      KTA PERBAKIN NASIONAL = Di Keluarkan Oleh PB PERBAKIN Langsung.
2.      KTA CLUB PERBAKIN = Club Yang Terdaftar Di Bawah Naungan PB PERBAKIN. 

Pemilik KTA CLUB PERBAKIN menyatakan ia adalah anggota club yang bernaung di bawah PERBAKIN. Artinya IYA / BETUL adalah anggota club namun belum tentu anggota PERBAKIN akan tetapi club tersebut sudah terdaftar di PB PERBAKIN dan sudah di akui, Contoh Club yang terdaftar di Bawah NAUNGAN PB PERBAKIN, ( KTA yang Terdapat  Logo PERBAKIN dan Logo Club ) Dan Terdaftar Di PB PERBAKIN, Disini Yang Kami Bahas Adalah PROSEDUR MENJADI ANGGOTA PERBAKIN / PERMOHONAN KTA PERBAKIN NASIONAL.


PROSEDUR MENJADI ANGGOTA PERBAKIN

Beberapa individu yang berminat menggeluti hobi menembak terkadang belum tahu  cara daftar anggota PERBAKIN. Mendapatkan kartu anggota perkumpulan ini sebenarnya dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain:

Anda dapat meminta informasi lengkap mengenai keanggotaan dengan menghubungi Pengurus Daerah atau Pengurus Cabang PERBAKIN di sekitar lingkungan Anda tidak bisa langsung daftar anggota PERBAKIN secara langsung. Untuk ini, Anda wajib terlebih dahlu menjadi anggota klub menembak setempat dengan memenuhi persyaratan keanggotaan klub yang akan diikuti. Anda baru bisa mendaftar sebagai anggota resmi PERBAKIN setelah satu tahun menjadi member klub menembak tertentu Cara daftar anggota PERBAKIN ini dimulai dengan pemenuhan syarat-syarat sebagai berikut :

Persyaratan utama untuk menjadi anggota PERBAKIN yakni:

  1. Seseorang tersebut haruslah menjadi anggota club menembak resmi PERBAKIN terlebih dahulu atau setidak nya sudah terdaftar di salah satu club yang sudah di bawah naungan PERBAKIN, seperti Sperti Club – Club Yang berada Di Bawah Naungan PB PERBAKIN. Hal ini merupakan sebuah proses anggota perbakin dalam mengenal olahraga menembak lebih dalam lagi, baik cara penggunaan senjata, safety untuk diri sendiri dan orang lain, hukum, tata tertib dll.
  2. Setelah resmi menjadi anggota dan memiliki KTA Club maka mintalah surat rekomendasi kepada ketua club tersebut untuk menjadi anggota PERBAKIN ( KTA PERBAKIN ). 

PERMOHONAN KTA PERBAKIN NASIONAL


PERBAKIN yang dibagi menjadi tiga cabang olahraga memiliki aturan tersendiri bagi setiap anggotanya. Anda yang bergabung sebagai anggota PERBAKIN untuk cabang berburu misalnya, harus mematuhi kode etik perburuan yang telah diterapkan. Anda wajib menjalankan cara berburu yang sesuai dengan aturan serta tidak menyia-nyiakan hasil buruan. Metode pemburuan yang dilaksanakan juga wajib menggunakan cara tertentu sehingga tembakan dapat mengenai sasaran dengan tepat tanpa menimbulkan penderitaan.

Hal serupa juga wajib dipenuhi untuk cabang olahraga Tembak Sasaran dan maupun Tembak Reaksi. Setiap anggota yang terdaftar dalam keanggotaan dua cabang ini wajib lulus dari Pelatihan maupun Penataran tentang dasar menembak dengan baik agar dapat mengimplementasikannya dengan benar. Apabila kode etik maupun aturan yang telah ditetapkan PERBAKIN dilanggar, maka tidak menutup kemungkinan kartu keanggotaan dapat dicabut kembali.


Tiga Jenis KTA PERBAKIN NASIONAL, yaitu:

  1. KTA PERBAKIN NASIONAL BIDANG BERBURU Kode ( B ), "Ada kode 'B' di sudut kanan atas seperti kode TS atau TR. yang Artinya Ijin Berburu. Diberikan kepada anggota Perbakin yang telah mahir di 'TS' maupun di 'TR' dan lulus penataran dan praktik berburu menembak dengan senjata laras lanjang dengan jarak minimal 200 meter dan tepat sasaran minimal 90 persen di dalam lingkaran," dimana KTA ini di khususkan untuk anggota yang hobi berburu. KTA ini adalah untuk penghobi berburu dan pengguna senjata api dalam kegiatan berburu. Sebelum mendapatkan KTA ini, anggota harus mengikuti penataran yang diadakan oleh PERBAKIN dan mendapat rekomendasi dari club tempatnya bernaung.
  2. KTA PERBAKIN NASIONAL BIDANG TEMBAK SASARAN Kode ( TS ),, dimana KTA ini diperuntukan untuk anggota penembak sasaran dengan jenis senapan angin, atlit penembak senapan angin.
  3. KTA PERBAKIN NASIONAL BIDANG TEMBAK REAKSI Kode ( TR ), untuk anggota yang hobi dengan kegiatan tembak reaski senjata api laras pendek maupun panjang. Untuk mendapatkan KTA tersebut harus melalui penataran dan seleksi tembak reaksi.

Berikut adalah persyaratan dalam pengajuan KTA PERBAKIN NASIONAL :

  1. Mendapat Surat Rekomendasi dari Club/ketua club yang bernaung di PERBAKIN.
  2. Mengisi Formulir Pengajuan KTA ditandatangani oleh Pemohon yang bersangkutan, dan diketahui serta ditandatangani oleh Ketua Klub, Ketua Pengkab/Pengkot/Pengkab dan Ketua Pengprov Perbakin.
  3. Pengisian Formulir Pengajuan KTA harus diketik, tidak boleh ditulis tangan.
  4. Melampirkan foto copy KTP sesuai domisili yang masih berlaku.
  5. Melampirkan pas foto terbaru berwarna, dengan latar belakang warna MERAH, ukuran 3×4 = 4 lembar dan 4×6 = 4 lembar.
  6. Melampirkan foto copy Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku.
  7. Melampirkan Surat Keterangan Sehat dari Dokter.
  8. Khusus calon anggota Bidang Tembak Sasaran, yang bersangkutan aktif sebagai atlet menembak dan minimal sudah pernah ikut kejuaraan di tingkat provinsi (melampirkan hasil pertandingannya), atau merupakan Anggota Pengurus PB. Perbakin/Pengprov/Pengkab/Pengkot atau Klub dengan melampirkan SK Pengurus.
  9. Khusus calon anggota Bidang Berburu, yang bersangkutan telah mengikuti Penataran/Pelatihan Dasar Berburu yang dibuktikan dengan melampirkan foto copy Sertifikat Penataran/Pelatihan Dasar Berburu.
  10. Khusus calon anggota Bidang Tembak Reaksi, yang bersangkutan telah mengikuti Penataran Tembak Reaksi yang dibuktikan dengan melampirkan foto copy Sertifikat Penataran Tembak Reaksi.
  11. Membayar Adminitrasi yang sudah ditentukan oleh masing masing Pengcab dan club.

Berikut Untuk Perpanjangan KTA PERBAKIN:

  1. Formulir Pengajuan KTA ditandatangani oleh Pemohon yang bersangkutan, dan diketahui serta ditandatangani oleh Ketua Klub, Ketua Pengkab/Pengkot/Pengkab dan Ketua Pengprov Perbakin.
  2. Pengisian Formulir Pengajuan KTA harus diketik, tidak boleh ditulis tangan.
  3. Melampirkan foto copy KTP sesuai domisili yang masih berlaku.
  4. Melampirkan pas foto terbaru berwarna, dengan latar belakang warna MERAH, ukuran 3×4 = 4 lembar dan 4×6 = 4 lembar.
  5. Melampirkan foto copy KTA lama.
  6. Khusus anggota Bidang Tembak Sasaran, yang bersangkutan aktif sebagai atlet menembak dan minimal sudah pernah ikut kejuaraan di tingkat provinsi (melampirkan hasil pertandingannya), atau merupakan Anggota Pengurus PB. Perbakin/Pengprov/Pengkab/Pengkot atau Klub dengan melampirkan SK Pengurus.
  7. Khusus anggota Bidang Berburu, yang bersangkutan telah mengikuti Penataran/Pelatihan Dasar Berburu yang dibuktikan dengan melampirkan foto copy Sertifikat Penataran/Pelatihan Dasar Berburu.
  8. Khusus anggota Bidang Tembak Reaksi, yang bersangkutan telah mengikuti Penataran Tembak Reaksi yang dibuktikan dengan melampirkan foto copy Sertifikat Penataran Tembak Reaksi.
  9. Membayar Adminitrasi yang sudah ditentukan oleh masing masing Pengkot/Kab/Prov.

Anda yang telah mengikuti cara daftar anggota PERBAKIN dan telah mendapatkan Kartu Tanda Anggota dapat menggunakannya untuk keperluan hobi. Anda dapat menunjukkan kartu tersebut sebagai syarat mengikuti lomba maupun kejuaraan tertentu.

PERBAKIN sebagai organisasi olahraga menembak di Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai sebuah wadah untuk pecinta seni penuh tantangan satu ini. Wadah tersebut juga menjadi sebuah alat untuk mengontrol peredaran senjata api di Indonesia sehingga tidak sembarangan orang dapat memilikinya tanpa persayaratan tertentu. PERBAKIN dalam perkembangannya memiliki lisensi khusus terhadap seluruh senjata api resmi yang beredar di Indonesia. Proses penjualan dan pembelian senjata api harus mendapat pengawasan dari PERBAKIN sehingga tidak jatuh ke tangan yang salah.

PERBAKIN menerapkan aturan cukup ketat bagi setiap anggota. Hal ini penting dilakukan sebab senjata api bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh. Apabila disalahgunakan, penggunaan senjata api dapat menjadi sangat berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain.

Cara daftar PERBAKIN yang cukup rumit dengan peraturan ketat tentunya dibuat sebagai salah satu bentuk pencegahan agar peredaran dan penggunaan senjata api di Indonesia dapat dikontrol serta tidak membahayakan. Jadi, apakah Anda tertarik menjadi salah satu anggotanya?  



Cara Daftar Anggota PERBAKIN
 
Kepanjangan Perbakin Sendiri Merupakan Persatuan Menembak Sasaran Dan Berburu Seluruh Indonesia dengan misi utama mengenalkan cabang menembak pada masyarakat.  Beberapa individu yang berminat menggeluti hobi menembak terkadang belum tahu cara daftar anggota PERBAKIN. Disini Kami Menjelaskan Singkatnya Ada 2 (dua) Perbedaan Antara  :

 1)  Cara Daftar Anggota Perbakin
Perkumpulan ini sebenarnya dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain: Anda dapat meminta informasi lengkap mengenai keanggotaan dengan menghubungi Pengurus Daerah atau Pengurus Cabang PERBAKIN di sekitar lingkunganAnda tidak bisa langsung daftar anggota PERBAKIN secara langsung. Untuk ini, Anda wajib terlebih dahlu Menjadi Anggota Club Menembak setempat dengan memenuhi persyaratan keanggotaan Club yang akan diikuti. Anda baru bisa mendaftar sebagai Anggota Resmi PERBAKIN Setelah Satu Tahun menjadi member Club Menembak Tertentu. Lebih Jelasnya Klik  Lebih Jelasnya Klik ( Prosdur Menjadi Anggota Perbakin).
2)  Cara Daftar Anggota Club Perbakin
Yang  Resmi Terdaftar Di Bawah PB Pusat Perbakin Dan Mendapatkan kartu anggota club adapun syarat sebagai berikut dibawah ini :
Syarat Menjadi Anggota Satria Shooting Club Perbakin:

Kartu Tanda Anggota (KTA) Dan Surat Keterangan Kepemilikan (SKK) Club PERBAKIN  sebagai bukti sah  anda menjadi anggota  CLUB PERBAKIN dan dapat digunakan untuk persyaratan Mengikuti Latihan Setelah Menjadi Member Di  Club Perbakin dan lain-lain, Dan Untuk Kta Skk Disini Adalah Satria Shooting Club - Perbakin Adapun Syarat - Syarat Seperti Di Jelaskan Dibawah ini :



  1. WNI / WNA ( Yang Memiliki KITAS ).
  2. Foto Copy KTP / Identitas Lainnnya.
  3. Foto Copy Kartu Keluarga.
  4. Foto Ukuran 4x6 Sebanyak 3 Lembar.
  5. SKCK Yang Masih Berlaku.
  6. Surat Keterangan Sehat Dari Dokter.
  7. Mengikuti Latihan Menembak Tiga Kali Berturut - Turut.
  8. Mengisi Formulir Registrasi Pendaftaran Membership / Keanggotaan.
  9. Kta Masa Berlaku 1 (Satu) Tahun, Untuk Perpanjangan Kirim No Anggota Yang Berada Di Kta Tersebut Dan Untuk Biaya Dapat Konfirmasi.
  10. Biaya Administrasi Pembuatan Kta Perbakin Club Dan Kta Perbakin Dapat Konfirmasi Ke No Di Bawah Ini. 
  11. Data-Data Dapat Dikirim Langgsung Melalui :
     E-  Mail  :   kta.ssc@gmail.com

Contoh Kta Perbakin Satria Shooting Club



Info Admin :

0812 1212 2102
    
5EBE194E
   
0812 1212 2102
SMS CENTER:
0812 1212 2102
 

Info Admin : Telp 0812 - 5161 - 1118

Salam Satria,
  1. Kepada seluruh anggota Satria Shooting Club dikarenakan akhir akhir banyak terjadi penyalahgunaan unit airsoftgun sebagai alat bela diri, maka kami tekankan untuk tidak menyalah gunakan unit yang dimiliki.
  2. Airsoftgun merupakan fasilitas dalam menunjang kegiatan olahraga menembak dan bukan sebagai alat beladiri.
  3. Jagalah nama baik Airsofter secara umum dan Satria Shooting Club sebagai wadah pecinta olahraga ini.
Satria Shooting Club  Sebuah Club Yang Mewadahi Para Penggermar Olah Raga Menembak, Yang Di Bawah Naungan PB Perbakin Pusat, Dan Resmi Terdaftar, KTA Yang Di Keluarkan Adalah Bukti Bahwa Anda Bernaung Dalam Club Olah Raga Menembak, Dan Unit Yang Terdaftar.

Penting di Baca Tujuan Pembuatan KTA Satria (Perbakin)
  1. Agan yang hoby tembak reaksi mau masuk perbakin syarat utamanya mesti gabung club di bawah naungan perbakin (Satria SC)
  2. Agan setelah bikin bisa latihan bareng kita di Halim Perdana Kusumah, Makasar, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta 13610, Indonesia
  3. Memperluas persaudaraan dan silaturahmi dikalangan pecinta airsoft
  4. Kita bisa saling bisa ikut pelatihan tembak reaksi ataupun berburu yang kita laksanakan
  5. Bergabung bersama Club bisa mengedukasi kawan”  tentang olahraga menembak (Bukan jadi jagoan yaa...)
Syarat Menjadi Anggota Satria Shooting Club Perbakin:

Kartu Tanda Anggota (KTA) Dan Surat Keterangan Kepemilikan (SKK) Club PERBAKIN  sebagai bukti sah  anda menjadi anggota  CLUB PERBAKIN dan dapat digunakan untuk persyaratan Mengikuti Latihan Setelah Menjadi Member Di  Club Perbakin dan lain-lain, Dan Untuk Kta Skk Disini Adalah Satria Shooting Club - Perbakin Adapun Syarat - Syarat Seperti Di Jelaskan Dibawah ini :



  1. WNI / WNA ( Yang Memiliki KITAS ).
  2. Foto Copy KTP / Identitas Lainnnya.
  3. Foto Copy Kartu Keluarga.
  4. Foto Ukuran 4x6 Sebanyak 3 Lembar.
  5. SKCK Yang Masih Berlaku.
  6. Surat Keterangan Sehat Dari Dokter.
  7. Mengikuti Latihan Menembak Tiga Kali Berturut - Turut.
  8. Mengisi Formulir Registrasi Pendaftaran Membership / Keanggotaan.
  9. Kta Masa Berlaku 1 (Satu) Tahun, Untuk Perpanjangan Kirim No Anggota Yang Berada Di Kta Tersebut Dan Untuk Biaya Dapat Konfirmasi.
  10. Biaya Administrasi Pembuatan Kta Perbakin Club Dan Kta Perbakin Dapat Konfirmasi Ke No Di Bawah Ini. 
  11. Data-Data Dapat Dikirim Langgsung Melalui :
     E-  Mail  :   kta.ssc@gmail.com

Contoh Kta Perbakin Satria Shooting Club



Info Admin :

0812 1212 2102
    
5EBE194E
   
0812 1212 2102
SMS CENTER:
0812 1212 2102
 












Sejarah Perbakin
 
Secara harfiah kata menembak berarti dua hal :

·    Melepaskan peluru dari senjata api

·    Mengarahkan sesuatu kepada sesuatu

Dari kedua kata itu maka akan muncul 3 hal penting dari konsep menembak :

1.  Kebendaan, yaitu alat untuk menembak.

2.  Manusia yang merupakan subjek dari pemakaian alat.

3.  Sasaran sebagai aktifitas objek dari menembak melalui senapan ataupun pistol

 

Dari ketiga pengertian konsep itulah maka dapat dilihat bahwa menembak merupakan kerja ide dan indera yang terhimpun dalam suatu waktu, suatu tempat, dan suatu reaksi yang semua terakumulasi dalam kerja menembak.


Bila dibanding dengan olahraga lain menembak terutama tembak sasaran merupakan satu kerja yang berkesinambungan antara aksi dengan reaksi. Dalam menembak,setiap petembak harus memiliki ketenangan, ketahanan, dan pengontrolan diriyang ditopang dengan fisik yang baik dengan keseimbangan besar yang terkontrol dan aktif.


Aktifitas, Ide, dan himpunan dari waktu, tempat, dan reaksi merupakan suatu bentuk dan syarat untuk dimulainya bekerjanya organ tubuh secara rahfia untuk melakukan gerakan atau aktifitas, karena itu menembak merupakan cabang olahragayang harus berhasil mengakumulasi ide, waktu, tempat dan reaksi untuk berprestasi. Sebagai suatu cabang dari olahraga yang juga merupakan aktifitas budaya, maka menembak merupakan suatu aktifitas badan yang lahir dan besar dalam suatu konteks tertentu.

Di Indonesia, olahraga menembak diawali dengan terbentuknya ” NICG ” atau singkatan dari Perkumpulan berburu dengan menggunakan senjata api. Kemunculan NICG pada paruh pertama abad 20 dari segi politik dan ekonomi ada dua hal,yakni strategi politik kolonial dan strategi pendekatan keamanan kepada masyarakat. Kebijakan ini kenyataannya memberikan kesempatan besar pada perusahaan asing untuk menyewa lahan pertanian. Situasi inilah yang menjadi salah satu alasan kenapa NICG harus ada, saat itulah mereka orang eropa yangada di tanah air menjadikan lahan pertanian yang mereka sewa sebagai lahan berburu, kegemaran berburu ini juga memiliki andil besar dalam rangka lahirnya olahraga menembak.


PON I Solo tahun 1948, memang tidak menyertakan cabang menembak untuk dipertandingkan meski saat itu Persatuan Buru sebagai wadah para hobbies telah dibentuk. Mudah dipahami, karena menembak pada waktu itu dikonotasikan sebagai aktifitas kerja politik bukan aktifitas olahraga. Baru pada tahun 1950, menembak masuk kedalam cabang olahraga, ketika itu Didi Kartasasmita, Oisaid Suryanatanegara,dan kawan-kawan membentuk Perhimpunan Olahraga Perburuan Indonesia (PORPI) yang dimaksud sebagai hobies dan olahraga, singkatnya olahraga menembak ini cepat mendapat tempat dihati masyarakat tetapi menembak sasaran belum nyata langkahnya.
Angin segar tampaknya menerpa para hobies yang tak jauh dari kesehariannya,tiga perwira angkatan darat mengadakan pendekatan kepada PORPI untuk memecahkan masalah. Ketiga perwira itu adalah Mayjen Sungkono, panglima divisi brawijaya. Kolonel Soedirgo, komandan CPM seluruh Indonesia, dan Kol. Purnomo, Staff CPM.


Tanggal 25 Mei 1960, mengadakan pertemuan dan hasilnya adalah pernyataan bahwa perlu dibentuk organisasi menembak dan berburu yang baru untuk menggantikan PORPI. Hasil ini disampaikan ke Kementerian Olahraga bahkan saat itu pula, Kementerian Olahraga sedang mengadakan pemantauan pada Olimpiade Roma 1960 tentang apa dan bagaimana aturan resmi olahraga menembak. Maka dalam waktu singkat, tepatnya 17 Juli 1960 resmi didirikan Persatuan Menembak Sasaran danBerburu Seluruh Indonesia disingkat PERBAKIN yang peresmiannya dilakukan di Jawa Timur.


Dengan terbentuknya perbakin maka ada tugas-tugas yang harus dijalankan perkumpulan ini antara lain membimbing, mengkoordinir, dan mengawasi perkumpulan-perkumpulan serta organisasi bidang menembak diseluruh Indonesiadan merencanakan dan meyelenggarakan kegiatan olahraga menembak. Tugas lain adalah menyebarluaskan tata cara secara teratur sesuai ketentuan perundang-undangan yang telah ditetapkan dari sinilah terlihat bahwa PERBAKIN bukan sekedar wadah perhimpunan olahraga menembak namun juga sebagai wada hpengontrol para pemilik senjata api secara organisasi. Setelah itu setahun kemudian perbakin masuk wadah olahraga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Mayjen Sungkono dipilih sebagai Ketua Umum PB-Perbakin yang pertama yang didampingi Abubakar Lubis, Soetrisno, Ir. Kunto Adji, Soedirgo, Sujanuji, Purnomo, dan Alibasa Saleh.


Langkah nyata yang semakin maju adalah dengan mengikut sertakan cabang olahraga menembak pada Asian Games 1962. Ivent ini menyertakan Leli Sampoerno, Ny.Sugodo, dan Cokro Kamary, Ergy Ismail, Lessy, Kisono. Meski mereka latihan seadanya dengan pelatih Niluen Stevanovic dalam waktu 6 bulan ada prestasi yang membanggakan karena Lely Sampoerno berhasil meraih medali perak untuk Free Pistol. 


Ada dua masa kepengurusan yang menjadi era konsulidasi bagi PB Perbakin yakni kepengurusan Mayjen Sungkono tahun 1961 – 1967 dan kepengurusan Rusmi Nuryatin 1967-1969. Masa ini juga menjadi masa peletak program bagi PB Perbakin. 
Hasil pembinaan prestasi tahun awal berdiri hingga periode kedua inilah yangmenjadi jalan keberhasilan saat kepengurusan Suwoto Suhendar dari tahun 1969 –1977 Perbakin terus berupaya maju dan tahun 1973 Ny. Lely Sampoerno pada PONVIII di Jakarta, berhasil memecahkan Air Pistol yang khusus diikuti pria. Nilai372 yang sekaligus memecahkan rekor merupakan prestasi bagi atlet putri yangmengalahkan atlet pria.


Ada yang sangat menarik dari cabang menembak yakni masalah yang dari periode keperiode tetap sama dan solusi yang kerap pula identik dari periode ke periodetetapi lucunya itu-itu saja yang dilakukan mengapa begitu? Mantan Ketua UmumPB-Perbakin Edy Sudrajat pada wacana yang ditulis Menebar Program Menuai Prestasi mengatakan bahwa ada faktor stagnasi dalam menyimpulkan jalan terbaik,apakah yang dapat dilakukan ?


Sebagai cabang olahraga yang notabenenya berada disatu induk ke organisasian yaitu KONI, cabang olahraga menembak selalu saja menghadapi permasalahan umum yang sama dari mulai kesulitan mendapatkan bapak angkat, dana pembinaan rutin, pembinaan atlet yang sering tidak beraturan, hingga kesulitan melakukan evaluasi hasil pertandingan karena memang yang mengikuti pun hanya itu-itu saja. Bahkan atletnya pun juga hanya itu-itu saja, bagaikan reuni bila hadir dalam event-event tertentu. Atlet yang puluhan tahun masih bercokol disini dantak banyak wajah baru yang tampil dengan prestasi membanggakan. Inilah kesulitan dan permasalahan umum dalam wilayah keolahragaan di Indonesia. Perbakin sebagai induk organisasi olahraga menembak di Indonesia yang sejak keberadaannya tahun 1960 sebenarnya telah menetapkan beberapa fisi, program, dan solusi startegi yang selalu saja menitik beratkan pada upaya menjadikan olahraga menembak itu sebagai olahraga yang tidak sekedar ekslusif namun bisa bersifat masal dan terorganisir. Sangat sulit berkembang bila Perbakin menjadi olahraga untuk golongan atau masyarakat tertentu. Untuk itu sulit maju sebab hanya dengan keterbukaan dan kebersamaan Perbakin akan menjadi cabang olahraga yang dikenal dan digemari masyarakat sehingga banyak atlet yang muncul dari rasa senang. Memang tidak selayaknya olahraga ini menjadi tampak menakutkan. Apalagi, bila pengurus yang bercokol sulit untuk berkomunikasi, hasilnya past jauh dari prestasi.


Memang banyak yang telah dilakukan seperti upaya pemantapan program kerja jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang, kemudian peraturan dan revisi anggaran rumah tangga belum lagi setumpuk keputusan yang dikeluarkan. Semua menggambarkan betapa dinamisnya upaya untuk mengangkat cabang menembak sebagai olahraga yang dikenal dan gampang dimasyarakat langkah ini telah lama dilakukan tetapi kendala lain selalu datang saat konsep yang telah matang dijalankan, terputus oleh karya baru oleh pengurus baru, walaupun niatnya sama untuk meningkatkan prestasi.


Mungkin ada metode terbaik yang menjadi solusi dari ruwetnya situasi. Ini semua bisa dilakukan bila dukungan mengalir dari semuapihak termasuk para birokrat namun bagaimana bisa dilakukan pendekatan kalau prestasi masih terbatas dan tidak mampu menyita perhatian masyarakat. Untuk itu diperlukan suatu sinergi keorganisasian yang sifatnya tidak saling mengandalkan. Pengurus Besar memang bukan struktur organisasi birokrasi yang menetapkan dan mengawasi program kerja tetapi PB adalah komponen terakhir yang menerima limpahan hasil kwalitas yang dilakukan cabang, klub, pengurus daerahdalam mendapatkan bibit atlet unggulan.


Orientasi yang terjadi dan ideal adalah dari bawah keatas dengan asumsi menyediakan sistem pelatih yang menyiapkan atlet-atlet untuk melakukan aktifitas prestasi. Mekanisme kerja ini tentu merupakan mekanisme ideal untuktidak lagi berkutat pada masalah dana dan cara melakukan pembinaan, dan lain-lain

Cara Daftar Perbakin Club

[Kta Perbakin Asli][fbig2 animated]

Follow Us On Instagram